Minggu, 11 Mei 2014

IMPIAN


    Indonesia adalah negara pendidikan yang terendah. Pendidikan di Indonesia belum tersebar secara merata. Pendidikan belum menjamak ke seluruh penjuru pelosok negeri. Sarana dan prasarana pendidikan yang diberikan amatlah jauh dari kata layak. Mulai dari bangunan sekolah yang tak layak huni, bangku-bangku sekolah yang tidak memadai dengan jumlah murid yang ada. Kurangnya tenaga pengajar di daerah pelosok negeri ini.
Lihatlah pendidikan di pedalaman kalimantan, di perbatasan negeri dengan negara tetangga. Perbatasan yang seharusnya menjadi pintu utama dari negara tetangga.  Dan ini adalah tolak ukur kemajuan suatu negara. Miris sekali melihatnya. Saya sebagai calon pendidik ingin sekali menjadi pendidik seutuhnya, pendidik yang totalitas salam mendidik. Saya tahu bahwa tinggal dipedalaman tidaklah mudah.  Namun demi pendidikan di Indonesia menjadi maju, kenapa sulit? Semua akan mudah apabila dijalaninya dengan totalitas dan ikhlas.
Jika saya lulus nanti maka saya ingin sekali mengabdi untuk negeri ini dengan mengajar di pedalaman Indonesia. Apa yang bisa saya lakukan untuk negeri ini? Ya saya harus menjadi pendidik yang rela berkorban, ikhlas dalam membimbing dan bermanfaat untuk sekitar. Jika Allah izinkan dan saya diberi kesempatan saya ingin sekali mengajar pedalaman Indonesia.
Sering sekali di pedalaman di Indonesia yang kita jumpai adalah kurangnya tenaga pengajar. Dengan adanya niatan saya ini semoga bisa mengurangi permasalahan kurangnya tenaga pengajar di pedalaman. Saya ingin mengabdikan jiwa dan raga saya untuk Indonesia. Indonesia adalah tanah kelahiranku, disinilah aku besar, disinilah aku hidup dan inilah saatnya saya abdikan diri saya untuk negeri tercinta.
Setelah saya mengajar dipedalaman. Saya berusaha untuk mengembangkan keterampilan yang saya punya yaitu dengan berwirausaha. Saya tau gaji seorang guru dipedalaman tidak sepadan dengan pengorbanannya. Maka dengan kemampuan yang saya miliki saya akan bisa lebih mandiri lagi dan tidak akan mengandalkan gaji semata.
Dengan program yang sudah dilaksanakan yaitu SM3T (Sarjana Mendidik diderah Tertinggal, Terluar dan Terdepan). Ini adalah program pemerintah untuk meratakan pendidikan di seluruh penjuru Indonesia. Dengan memberikan pembekalan kapada calon pendidik muda yang ingin mengabdikan dirinya untuk negeri. Jika Allah mengizinkan saya untuk mengikuti program SM3T maka saya mengikutinya dengan baik.
Ini juga berhubungan dengan hobi saya traveler. Saya ingin sekali berkeliling Indonesia dengan menebar manfaat ke seluruh penjuru Indonesia. Mengikuti program SM3T adalah untuk menambah pengalaman. Pengalaman tidak akan datang dengan sendirinya kecuali setelah mengalaminya. Inilah dasar saya ingin mengikuti program SM3T.
Setelah saya mengikuti program ini, saya niatkan untuk menikah dan melanjutkan studi pascasarjana di Eropa. Saya akan mengambil ilmu yang ada di luar sana dan saya akan menerapkannya di dalam negeri ini. Saya ingin sekali pendidikan di Indonesia ini menjadi maju lagi dan bisa bersaing di kancah Internasional. 
Setelah saya menyelesaikan program pascasarjana. Saya akan kembali ke Indonesia dan akan bekerja sebagai guru. Selain dengan bekerja saya membangun sekolah gratis untuk orang yang tidak mampu dan akan membangun asrama bagi mereka yang bersekolah di sekolah gratis. Mungkin pertamanya saya akan menampung anak-anak tersebut dirumah saya dulu. Jika dana semua sudah terkumpul maka saya akan bangun asrama itu secara perlahan-lahan.
Orang-orang yang tidak mampu berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka adalah tanggungjawab kita bersama. Kita  lah yang seharusnya bersinergi dengan pemerintah agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju lagi dan bisa bersaing di kalangan Internasional. Semua ini adalah planning saya setelah saya lulus. Mungkin mimpi terwujud jika dibarengi dengan usaha dan doa. Semoga Allah melihat dan mendengar mimpi-mimpi saya ini. Semoga terwujud satu persatu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar